Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah

Kontributor : On Desember 10, 2018

Berikut ini adalah berkas Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah (Pengalaman Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Menyiapkan Calon Guru Berkualitas ). Download file format .pdf.

Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah
Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah

Keterangan:
Di bawah ini kutipan teks/keterangan dari isi berkas Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah.

Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah ini dikembangkan dengan dukungan penuh rakyat Amerika melalui United States Agency for International Development (USAID) melalui Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia's Teachers, Administrators, and Students (PRIORITAS). USAID PRIORITAS adalah program kemitraan antara Pemerintah Amerika dan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia.

Guru merupakan salah satu faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, sejak tahun 2015 Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi memulai program Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Dengan revitalisasi itu diharapkan proses pembelajaran di LPTK berjalan dengan baik, sehingga dihasilkan calon guru yang bermutu dan berdedikasi tinggi.

Buku ini dapat menjadi wahana berbagi pengalaman antar dosen, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa calon guru. Buku ini juga membuktikan bahwa proses pembelajaran aktif (active learning) juga dapat diterapkan di perguruan tinggi, jika dosen menyiapkannya dengan baik. 

Interaksi antara LPTK dengan sekolah mitra dan antara dosen LPTK dengan para guru harus dikembangkan dengan optimal. Sebagai produsen calon guru, LPTK harus memahami kebutuhan penggunanya yaitu sekolah. Sebaliknya, sekolah sebagai pengguna juga harus aktif memberikan masukan apa yang dibutuhkan kepada produsen. Dosen LPTK tentu kaya teori tetapi biasanya kurang punya pengalaman praktik. Sebaliknya, guru pasti kaya dengan pengalaman praktik tetapi biasanya kurang dalam teori. Melalui interaksi tersebut, kedua pihak dapat bekerja sama yang saling menguntungkan dan bersinergi untuk menghasilkan pendidikan yang terbaik bagi anak bangsa.

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tengah melaksanakan reformasi proses penyiapan calon guru di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (LPTK PTKIN).

Lulusan LPTK PTKIN diharapkan lebih siap menjadi guru profesional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah dan sekolah. Sementara ini ada anggapan di masyarakat, jika kualitas guru menurun, maka yang disalahkan adalah LPTK. Hal ini wajar menjadi keluhan karena kampus sebagai penyelenggara LPTK seringkali tidak senafas dengan inovasi di lapangan yang menekankan praktik. Untuk itu program USAID PRIORITAS bekerja sama dengan LPTK PTKIN berupaya menghilangkan kesenjangan antara teori yang sering mendominasi pembelajaran di kampus dengan praktik di madrasah sehingga proses perkuliahan di kampus menjadi selaras dengan kebutuhan di madrasah. 

Pengalaman para dosen LPTK PTKIN yang bermitra dengan USAID PRIORITAS dalam menerapkan perkuliahan dan pendampingan kepada madrasah telah memberi contoh yang baik dalam mempersiapkan calon guru madrasah yang profesional. Mahasiswa mendapat perkuliahan dengan pendekatan belajar aktif' yang relevan dengan pendidikan abad 21. Mereka terbiasa berpraktik memecahkan masalah, bekerja sama, menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif dalam perkuliahan. Hal itu menjadi modal baik bagi mahasiswa untuk menjadi guru profesional. 

Buku ini dapat memperkaya referensi untuk para dosen LPTK PTKIN dalam menciptakan perkuliahan berkualitas bagi bagi calon-calon guru profesional di madrasah. 

USAID PRIORITAS adalah program lima tahun yang didanai USAID (2012-2017), bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas di Indonesia.

USAID PRIORITAS bekerja sama dengan 17 LPTK dan 32 LPTK konsorsium di delapan provinsi mitra untuk meningkatkan kapasitas dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi guru pra (mahasiswa calon guru) dan dalam jabatan. 

Kegiatan utama yang dilaksanakan di antaranya: 
  • Memfasilitasi dosen dalam pelatihan praktik yang baik dalam pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah
  • Melibatkan dosen dalam pelatihan dan pendampingan sekolah di tingkat kabupaten/kota dan sekolah
  • Melatih sekolah lab dan sekolah mitra LPTK terpilih
  • Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) bersama guru
  • Membantu LPTK dalam mengembangkan kurikulum pendidikan guru pra dan dalam jabatan 
  • Mendukung pengembangan LPTK sebagai penyedia layanan (service provider) untuk pendidikan dalam jabatan.

Selain itu, USAID PRIORITAS juga menyelenggarakan program kursus singkat selama dua bulan bagi para dosen LPTK ke Michigan State University (MSU) untuk belajar tentang penyiapan calon guru. Kemudian untuk mempersiapkan para mahasiswa calon guru mampu menumbuhkan minat dan kemampuan membaca siswa, USAID PRIORITAS juga melatih dan memberi hibah lebih dari 600 buku bacaan berjenjang untuk setiap LPTK dan sekolah mitra LPTK. Buku itu digunakan sebagai media dalam perkuliahan membaca terbimbing dan membaca bersama untuk siswa SD kelas awal.

Berbagai kemajuan yang dapat dilihat dalam perkuliahan di antaranya dosen telah menjadi model dan contoh yang baik bagi mahasiswa calon guru, dosen lebih banyak memfasilitasi kegiatan praktik dengan memberi mahasiswa tugas yang bervariasi yang menantang mereka untuk berbuat dan berpikir, seperti diskusi, percobaan, pengamatan, dan pemecahan masalah. Sekolah lab mitra LPTK menjadi tempat praktik mengajar yang baik bagi mahasiswa sehingga mahasiswa memiliki pengalaman mengajar dengan pendekatan belajar aktif, menerapkan manajemen berbasis sekolah, dan mengembangkan budaya baca.

Untuk mencapai hal itu semua, USAID PRIORITAS bersama para dosen LPTK mengembangkan bahan-bahan referensi pelatihan. Berikut adalah daftar bahan-bahan referensi pelatihan tersebut: 
  • Buku Sumber untuk LPTK: (1) Pembelajaran Literasi Kelas Awal SD/MI di LPTK; (2) Pembelajaran Literasi SD/MI di LPTK; (3) Pembelajaran Matematika SD/MI di LPTK; (4) Pembelajaran IPA SD/MI di LPTK; (5) Pembelajaran Matematika SMP/MTs di LPTK; (6) Pembelajaran IPA SMP/MTs di LPTK; (7) Pembelajaran Literasi SMP/MTs di LPTK
  • Bahan Rujukan untuk LPTK: Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SD/MI dan SMP/MTs - Modul I (PAKEM/Pembelajaran Kontekstual), Modul II (Pendekatan Saintifik dan Kurikulum 2013), dan Modul III (Keterampilan Informasi), serta Modul Manajemen Berbasis Sekolah I, II, dan III di SD/MI dan SMP/MTs
  • Modul Workshop Pendidikan Profesi Guru (PPG)
  • Modul Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan
  • Materi Pengayaan: Materi pengayaan ini dibuat untuk Sekolah Praktik yang Baik di SD/MI dan SMP/MTs.

Bahan-bahan tersebut telah dimanfaatkan para dosen LPTK baik dalam perkuliahan maupun diseminasi pelatihan kepada para dosen dan guru lainnya. Bahan-bahan ini terbuka untuk didiseminasikan sehingga memberi lebih banyak manfaat untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Indonesia. 

Pengalaman para dosen dan guru dalam menerapkan apa yang diperoleh dari program USAID PRIORITAS, didokumentasikan menjadi buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah. Buku ini diharapkan dapat memberi inspirasi kepada para dosen lainnya dalam meningkatkan kualitas perkuliahan sebagai penyiapan calon-calon guru profesional.

DAFTAR ISI 

PERKULIAHAN:

ILMU PENGETAHUAN ALAM
  • Mengajarkan Kemandirian Mahasiswa dengan Membuat Preparat Sendiri
  • Belajar Bentuk Tulang Daun dengan Pemodelan Bagian Tubuh
  • Pengalaman Mengajarkan Klasifikasi Makhluk Hidup
  • Mengenal Pinus dan Cemara: Pengamatan Langsung Belajar Lebih Efektif
  • Ciptakan Media Pembelajaran Kontekstual dalam Perkuliahan PGSD
  • Praktik Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal
  • Ukur Kesehatan Pakai Meteran dan Timbangan
  • Two Stay Two Stray Jadikan Perkuliahan Materi Tumbuhan Efektif dan Menyenangkan
  • Pameran Produk Mikrobiologi: Mikroorganisme Jadi Produk Makanan
  • Asyiknya Belajar dari Kelompok Ahli
  • Berlatih Menganalisis Kurikulum Pada Mata Kuliah Problematika Pendidikan Biologi Program S-2
  • Menemukan Cara Kerja Mata dan Sifat Cahaya Melalui Simulasi
  • Buat Lembar Kerja dari Proses Kegiatan Percobaan

MATEMATIKA
  • Perkuliahan Aktif Kapita Selekta Matematika
  • Mengembangkan LKE dengan Pertanyaan Tingkat Tinggi
  • Mengukur Tinggi Menara Masjid Tanpa Harus Memanjatnya
  • Mana yang Lebih Kuat? Balok atau Tabung
  • Pakai Kertas Lingkaran Hitam Putih, Operasi Bilangan Bulat Jadi Gampang
  • Literasi Statistika Lewat Pengukuran Tinggi Badan
  • Pemanfaatan Alat Peraga Sederhana dalam Pembelajaran Matematika di SD/MI
  • Modeling Pembelajaran Discovery dalam Materi Garis dan Sudut untuk Kelas VII SMP

LITERASI
  • Tingkatkan Literasi Mahasiswa melalui Jurnal Baca Harian
  • Kalender Cerita: Dorong Siswa Kelas Awal
  • Tingkatkan Kemampuan Menulis dan Membaca
  • Bertukar Novel Tumbuhkan Kesenangan Membaca
  • Membedakan Bunyi Kata, Suku Kata, dan Fonem dengan Kotak Elkonin Buatan Mahasiswa
  • Membawa Buku Koleksi Pribadi untuk Tingkatkan Minat Membaca Mahasiswa
  • Jadi Kreatif dalam Mata Kuliah Menulis Kreatif
  • Membuat Big Book untuk Siswa Kelas Awal
  • Merasakan Langsung Jadi Reporter di Kuliah Jurnalistik
  • Reading Log Membuat Membaca Lebih Bermakna
  • Awali DEAR, Akhiri dengan Minibook
  • Gabungkan Observasi dan Gambar untuk Menulis Ragam Paragraf

BAHASA INGGRIS
  • Jurnal Refleksi Tingkatkan Kemampuan Menyimak Mahasiswa
  • Exstensive Reading, Gunakan Koran Bekas untuk Belajar Bahasa Inggris
  • Collaborative Learning dalam Penggunaan Penekanan Kata (Word Stress) Pada Mata Kuliah Pronunciation II
  • Ajari Calon Guru Terapkan Teori Figurative Language dan Libatkan Sekolah dalam Implementasinya
  • Metode Role Play Tingkatkan Keaktifan Mahasiswa Belajar Bahasa Inggris
  • Pembuatah Media pada Mata Kuliah Methodology of TEFL II 
  • Belajar Klausa melalui Media Big Book
  • My Trip My Translation

PERKULIAHAN LAINNYA
  • Perkuliahan Kontekstual Belajar dan Pembelajaran
  • Peta Konsep Skripsi: Cara Motivasi Mahasiswa Pahami Penelitian Kualitatif
  • Liga Inovator, Ciptakan Pembaharu di SD

BAHASA INGGRIS
  • Tingkatkan Keterampilan Informasi dalam Perkuliahan IPS
  • Ujian Praktik Rancangan Pembelajaran Terpadu Menggunakan Bahan Bekas
  • Pembelajaran Penyelenggaraan Jenazah dengan Metode Pembelajaran Aktif
  • Peta Konsep dalam Pengembangan Kurikulum
  • PAKEM Tingkatkan Keterampilan Berpikir Mahasiswa

INTEGRASI LPTK - SEKOLAH
  • Problem-Based Learning Tingkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
  • Writing Aloud, Ajarkan Siswa Menulis Karangan Narasi dengan Mudah ke Tahap Terampil
  • Read, Think, Take a Note Tingkatkan Pemahaman Siswa Atas Teks Matematika
  • Penilaian Kinerja dengan Pendampingan Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Tertulis Ilmiah Siswa
  • UPI dan SD 3.4 Sukarasa Kembangkan Kelas Literat
  • Buat Program Literasi Sebagai Bagian Pengabdian Masyarakat
  • Kemitraan LPTK dan Madrasah, Lejitkan Budaya Baca di Madrasah
  • Latih Pembelajaran Literasi melalui Bengkel Membaca dan Menulis
  • Matematika di Luar Kelas, Menyenangkan ...
  • Benang Kasur Bantu Siswa Temukan Luas Permukaan Bola
  • Daun Pisang Sebagai Media Pembelajaran Konsep Penjumlahan Pecahan di Sekolah Dasar
  • Menyulap Kelas Menjadi Pasar Buah
  • Ditetes-Dibakar, Ketahuan Karbohidratnya
  • Bila Kuburan Bagai Pasar Malam

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA DI SEKOLAH MITRA LPTK
  • Mengecek Kandungan Gizi dalam Makanan
  • Kertas Berputar Membuktikan Perubahan Energi Panas ke Gerak
  • Gunakan Torso dan Lipatan Kertas untuk Lebih Mudah Belajar Jenis Tulang
  • Mengenal Perkembangbiakan pada Tumbuhan
  • Mengenal Konsep Getaran melalui Bahan Bekas
  • Ajari Bangun Datar Lewat Pengubinan
  • Media Kancing dalam Pembelajaran Matematika
  • Konferensi Guru Pamong dan Dosen untuk
  • Tingkatkan Kemampuan Mengajar Mahasiswa Praktikan

INISIATIF PRAKTIK YANG BAIK DARI LPTK
  • Jadikan Literasi dan MBS Mata Kuliah Baru
  • Adaptasi Modul Pembelajaran dan MBS dalam Perkuliahan Budaya Sekolah
  • Buat Pojok USAID PRIORITAS
  • Latih 598 Mahasiswa PPL Sebelum Praktik di Sekolah
  • Unimed Inisiasi Service Provider Bermitradengan Pemda Wujudkan Pendidikan Bermutu
  • Dekatkan Mahasiswa dengan Sekolah Sejak Semester Awal
  • Kembangkan Buku Bacaan Berjenjang dan KKN Literasi untuk Madrasah

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah di bawah ini.

File Preview:

Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah



Download:
Buku Praktik yang Baik dalam Perkuliahan dan Integrasi LPTK-Sekolah.pdf
Sumber: http://prioritaspendidikan.org

Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu

Kontributor : On Desember 05, 2018

Berikut ini adalah berkas Jadwal USBN Tahun Pelajaran 2018/2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu untuk SD/MI/SDTK/SPK, SMP/MTs dan yang sederajat, SMA/MA dan yang sederajat dan SMK/MAK. Download file format .pdf.

Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu
Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu

Keterangan:
Lihat juga berkas lainnya:
POS UN dan USBN Tahun Pelajaran 2018-2019
POS USBN Tahun 2019
POS UN Tahun 2019

Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu yang merupakan lampiran dari POS USBN Tahun Pelajaran 2018/2019 ini berisi antara lain:
  • Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu untuk SD/MI/SDTK/SPK
  • Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu untuk SMP/MTs dan yang sederajat
  • Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu untuk SMA/MA dan yang sederajat
  • Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu untuk SMK/MAK

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu di bawah ini.

File Preview:

Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu



Download:
Jadwal USBN Tahun 2019 Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal dan Alokasi Waktu.pdf
Sumber: http://bsnp-indonesia.org 

Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019

Kontributor : On Desember 05, 2018

Berikut ini adalah berkas Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun Pelajaran 2018/2019. Download file format .pdf.

Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019
Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019

Keterangan:
Lihat juga berkas lainnya:
POS UN dan USBN Tahun Pelajaran 2018-2019

Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019 yang merupakan lampiran dari POS UN Tahun Pelajaran 2018/2019 ini berisi antara lain:

A. Jadwal UNBK
  • Jadwal UNBK SMK
  • Jadwal UNBK SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman
  • Jadwal UNBK Susulan SMK/MAK
  • Jadwal UNBK Susulan SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman 
  • Jadwal UNBK SMP/MTs 
  • Jadwal UNBK SMP/MTs Khusus di Provinsi Papua, Papua Barat, dan NTT
  • Jadwal UNBK Susulan SMP/MTs

B. Jadwal UNKP
  • Jadwal UNKP SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman
  • Jadwal UNKP Susulan SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman
  • Jadwal UNKP SMP/MTs dan SMPLB
  • Jadwal UNKP SMP/MTs dan SMPLB Khusus di Provinsi Papua, Papua Barat, dan NTT
  • Jadwal UNKP Susulan SMP/MTs dan SMPLB

C. Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan
  • Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket C/Ulya
  • Jadwal UN Susulan untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket C/Ulya
  • Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha
  • Jadwal UN Susulan untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha
  • Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan di Luar Negeri Jadwal UN Program Paket C/Ulya (Luar Negeri)
  • Jadwal UN Susulan Program Paket C/Ulya (Luar Negeri)
  • Jadwal UN Program Paket B/Wustha (Luar Negeri)
  • Jadwal UN Susulan Program Paket B/Wustha (Luar Negeri)

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019 di bawah ini.

File Preview:

Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019



Download:
Jadwal UN (UNBK dan UNKP) Tahun 2019.pdf
Sumber: http://bsnp-indonesia.org 

Kisi-Kisi UN Teori Kejuruan SMK Tahun 2018-2019

Kontributor : On Desember 02, 2018

Berikut ini adalah berkas Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) Teori Kejuruan SMK Tahun Ajaran 2018/2019. Download file format .pdf.

Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) Teori Kejuruan SMK Tahun Ajaran 2018/2019
Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) Teori Kejuruan SMK Tahun Ajaran 2018/2019

Keterangan:
Informasi dari Direktorat Pembinaan SMK - Kemdikbud:
"Mulai tahun pelajaran 2018/2019, Ujian Nasional Teori Kejuruan tidak lagi menjadi bagian Uji Kompetensi Keahlian sehingga nilai Ujian Nasional tidak lagi diperhitungkan dalam nilai Uji Kompetensi Keahlian melainkan hanya untuk Sertifikat Hasil Ujian Nasional". (https://psmk.kemdikbud.go.id/konten/2720/uji-kompetensi-keahlian-tahun-pelajaran-20182019)
Informasi lengkap mengenai UN dan USBN bisa diakses di https://un.kemdikbud.go.id/

Lihat juga:
Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) dan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) Tahun Ajaran 2018/2019 untuk SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, MAK, SLB dan sederajat

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) Teori Kejuruan SMK Tahun Ajaran 2018/2019 di bawah ini.

Download:

Buku Manual Penyakit Unggas

Kontributor : On Desember 01, 2018

Berikut ini adalah berkas Buku Manual Penyakit Unggas. Buku ini diterbitkan oleh Subdit Pengamatan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Tahun 2014. Download file format .pdf.

Buku Manual Penyakit Unggas
Buku Manual Penyakit Unggas

Keterangan:

Unggas (bahasa Inggris: poultry) adalah jenis hewan ternak kelompok burung yang dimanfaatkan untuk daging dan telur atau bulunya. Umumnya merupakan bagian dari ordo Galliformes (seperti ayam dan kalkun), dan Anseriformes (seperti bebek).
Kata unggas juga umumnya digunakan untuk burung pedaging seperti di atas. Lebih luasnya, kata ini juga dapat digunakan untuk daging burung jenis lain seperti merpati.
Bagian paling berdaging dari burung adalah otot terbang pada dada, serta otot jalan pada segmen pertama dan kedua pada kakinya.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Unggas)

Di bawah ini kutipan teks/keterangan dari isi berkas Buku Manual Penyakit Unggas.

Buku ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat pada umumnya dan masyarakat perunggasan khususnya sebagai pedoman teknis lapang.

Buku ini diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan c.q. Direktorat Kesehatan Hewan yang merupakan penyempurnaan buku Manual Penyakit Unggas yang telah diterbitkan pada tahun 2008 yang telah disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Pada Buku Manual Penyakit Unggas ini dijelaskan banyak sekali mengenai penyakit unggas terkait dengan Etiologi, Epidemiologi (Sifat Alami Gen, Spesies Rentan, Pengaruh Lingkungan, Sifat Penyakit, Cara Penularan, Distribusi Penyakit), Pengenalan Penyakit (Gejala Klinis, Patologi, Diagnosa, Diagnosa Banding, Pengambilan dan Pengiriman Sampel), Pengendalian (Pengobatan, Pelaporan, Pencegahan, Pengendalian dan Pemberantasan) untuk penyakit-penyakit unggas seperti: 

PENYAKIT VIRAL
Avian Encephalomyelitis (AE) 
Avian Influenza (AI)
Cacar Unggas
Chicken Anemia Syndrome
Egg Drop Syndrome 1976 (EDS'76)
Helicopter Disease 
Inclusion Body Hepatitis (IBH)
Infectious Bronchitis (IB)
Infectious Bursal Disease (IBD)
Infectious Laryngo Tracheitis (ILT)
Lymphoid Leukosis (LL)
Marek's Disease (MD)
Newcastle Disease (ND)
Swollen Head Syndrome (SHS)
Viral Arthritis

PENYAKIT BAKTERI
Chlamydiosis
Chronic Respiratory Disease (CRD)
Colibacillosis Pada Unggas
Coryza
Fowl Typhoid
Kolera Unggas
Paratifoid
Pullorum

PENYAKIT MIKAL
Aspergillosis
Candidiasis
Ringworm

PENYAKIT PARASIT
Ascariasis Pada Ayam
Cacing Mata Pada Unggas
Coccidiosis
Gurem
Leucocytozoonosis
Plasmodiosis Unggas

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas Buku Manual Penyakit Unggas di bawah ini.

File Preview:

Buku Manual Penyakit Unggas



Download:
Buku Manual Penyakit Unggas.pdf

Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019

Kontributor : On November 30, 2018

Berikut ini adalah berkas mengenai Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019. Berkas ini merupakan informasi dari BSNP (Rapat Koordinasi Persiapan UNBK). Download file format .pdf.

Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019
Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019

Keterangan:
Di bawah ini kutipan teks/keterangan dari isi berkas mengenai Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019.

Kebijakan Ujian Nasional 

Ujian Nasioal dan Pendidikan Karakter
  • Pelaksanaan Ujian Nasional bukan hanya sebagai bentuk tanggungjawab konstitusional, tetapi juga tanggungjawab moral. (Anies Baswedan, 2015)
  • Ujian atau evaluasi bagi anak didik adalah bagian dari pendidikan. Maka hindarkan dan cegah semua upaya yang mengarah pada ketidakjujuran, karena itu jelas akan mengingkari hakekat pendidikan. (Muhadjir Effendy, 2017) 
  • UN tidak menentukan kelulusan
  • UN dapat diulang lewat ujian perbaikan pada tahun berikutnya
  • Pengenalan dan Rintisan UNBK
  • BSNP melakukan evaluasi UN
  • SHUN yang lebih bermakna
  • Penguatan otoritas penyelenggara UN dalam aspek legal, kelembagaan, SDM (BSNP, Puspendik, LPMP)
  • Peningkatan sekolah pelaksana UNBK (tahun ke-3) 
  • Pelaksanaan UNBK bagi PKBM (Tahun-1)
  • Pelaksanaan USBN (Tahun-1)
  • Penilaian bagian dari proses pendidikan, lebih fleksibel dalam pelaksanaannya
  • Soal bersifat Penalaran (HOTS)
  • Hasil UN sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan
  • Tercapainya sistem penilaian pendidikan nasional yang credible, acceptable dan accountable

Ujian Nasional 2019
Kebijakan UN tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan kebijakan UN tahun 2018
  • Perbedaan pada Jadwal dan proyeksi peserta UN 
Moda Ujian
Mengutamakan UN Berbasis Komputer (UNBK
  • SMA sederajat 100%
  • SMP sederajat 100%

UN Berbasis Kertas-Pensil (UNKP)
  • Kasus tertentu saja 

Isu Strategis Terkait dengan Pendataan
  1. Pemutakhiran data peserta didik pada kelas akhir SMP/MTs sederajat dan SMA/MA sederajat
  2. Pilihan mata pelajaran untuk siswa SMA/MA (berbasis individu) a. IPA : Fisika, Kimia, atau Biologi b. IPS : Geografi, Sosiologi, atau Ekonomi c. Bahasa : Antropologi, Sastra Indonesia atau Bahasa Asing (Mandarin, Jepang, Arab, Jerman atau Perancis)
  3. Data satuan pendidikan pelaksana UN a. Status akreditasi b. Moda UNBK c. Moda UNKP d. Mandiri e. Bergabung
  4. Data Peserta UN
  5. Data Pengawas
  6. Data proktor
  7. Data teknisi
  8. Persyaratan peserta UN
  9. Keterlambatan pendataan
  10. Data peserta didik berkebutuhan khusus yang mengikuti UN 

Soal Ujian Nasional
  1. Soal UN berorientasi kepada penalaran (HOTS)
  2. Bentuk soal pilihan ganda
  3. Bentuk soal isian singkat untuk Matematika SMA sederajat 1. level 1 (pemahaman) sebanyak 25-30 %, 2. level 2 (aplikasi) sebanyak 50-60 %, 3. level 3 (penalaran) 10-15 %. ➔ HOTS 

Apa arti Higher Order Thinking Skills (HOTS)?
Mengapa asesmen di Indonesia diarahkan ke model asesmen (HOTS)?
  1. HOTS merupakan kemampuan berpikir yang tidak hanya sekedar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite).
  2. Tujuan model HOTS dalam asesmen adalah untuk mendorong siswa melakukan penalaran tingkat tinggi sehingga tidak terpaku pada satu pola jawaban yang dihasilkan dari proses hapalan, tanpa mengetahui konsep keilmuan.
  3. HOTS merupakan salah satu tuntutan keterampilan dalam pembelajaran abad 21, yakni berpikir kritis, kreatifitas, komunikasi, dan kolaborasi.
  4. Anak-anak kita tidak akan berdaya saing jika di sekolah mereka tidak dilatih kecakapan hidup abad 21. Diantaranya adalah membuat perbandingan, membuat analisis data, membuat kesimpulan, menyelesaikan masalah dan menerapkan pengetahuan mereka pada konteks kehidupan nyata.
  5. Asesmen dengan model HOTS ini dilakukan untuk mengejar keterbelakangan bangsa Indonesia di tingkat internasional, khususnya hasil PISA (Program for International Student Assessment).

Prinsip-prinsip penyusunan soal yang mengarah kepada HOTS:
  1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, meminimalkan aspek mengingat dan memahami.
  2. Berbasis permasalahan kontekstual.
  3. Stimulus menarik.

Kontekstual artinya soal harus menggunakan konteks dunia nyata. Penyajian kasus nyata memungkinkan peserta didik melakukan proses menelaah berbagai informasi.

Stimulus yang menarik dapat berupa beberapa informasi dapat berupa gambar, grafik, tabel, wacana dll yang memiliki keterkaitan dalam sebuah kasus.Stimulus hendaknya menuntut kemampuan menginterpretasi, mencari hubungan, menganalisis, menyimpulkan, atau menciptakan. 

Prinsip kontekstual dan stimulus itu yang belum diterapkan dengan benar dalam penyusunan soal UN Matematika SMA.
  • Misalnya soal terkait dengan jumlah garam NaCI yang ada dalam 1 ton bola salju. Demikian juga soal tentang dadu yang diputar 600 kali atau waktu yang diperlukan oleh paku untuk tenggelam dalam agar-agar.
  • Soal-soal tersebut jelas di luar konteks. Negara kita merupakan negara tropis, tidak pernah ada salju. Demikian juga, apa manfaat dari memutar dadu samai 600 kali. Agar-agar itu makanan pencuci mulut, masa sih, paku ditenggelamkan dalam agar-agar. Konteks apa yang dipakai?
Kebijakan asesmen yang mengarah kepada HOTS perlu diimbangi dengan kemampuan guru dalam menyusun soal yang bersifat HOTS. Program in-house training bagi guru-guru perlu diintensifkan

Penetapan Tim Help Desk (Tim Layanan Bantuan)
Panitia UN Tingkat Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya membentuk tim help desk dengan kriteria sebagai berikut.
  1. Memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti, dan memegang teguh kerahasiaan.
  2. Dalam keadaan sehat dan sanggup melaksanakan tugas dengan baik. c. Memahami POS penyelenggaraan UN.
Tugas tim help desk adalah:
  1. memberikan informasi dan penjelasan terhadap pertanyaan atau pengaduan yang diterima dari pengawas, proktor, teknisi, atau panitia ujian;
  2. menerima, merekap, dan memberikan solusi terhadap pertanyaan, permasalahan dan/atau pengaduan yang terkait dengan pelaksanaan ujian sesuai petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh Pelaksana UNBK Tingkat Pusat; dan
  3. berkoordinasi dengan tim help desk di tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan pusat sesuai dengan kewenangannya.

Prosedur Penanganan Masalah UNBK
  1. Dalam hal kondisi khusus atau terjadi hambatan/gangguan teknis dalam pelaksanaan, sekolah/madrasah pelaksana UNBK dapat mengambil tindakan, berkoordinasi dengan help desk berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh Pelaksana UNBK Tingkat Pusat.
  2. Kondisi khusus tersebut mencakup antara lain: listrik padam, kerusakan peralatan atau sarana/prasarana, kerusakan sistem, hambatan jaringan, dan sebagainya.
  3. Bentuk tindakan dari penanganan kondisi khusus tersebut antara lain meliputi: perubahan jadwal pelaksanaan UNBK, penggantian pelaksanaan dari UNBK ke UNKP, atau bentuk lain yang diputuskan Pelaksana UNBK Tingkat Pusat dan dilaporkan kepada Penyelenggara UN.
  4. Pelaksanaan ujian yang tidak sesuai dengan POS UN dan kejadian- kejadian khusus serta tindakan penanganannya dilaporkan oleh sekolah/madrasah pelaksana UNBK dan dicatat dalam Berita Acara Pelaksanaan UNBK.

Isu Teknis UN 2018

1. Perbandingan jumlah teknisi terhadap server atau client
  • Proktor: 1 proktor per 1 server
  • Teknisi : 1 teknisi per 40 klien (komputer)
  • Pengawas : 1 pengawas per 20 peserta ujian (siswa)
2. Optimalisasi help desk provinsi dan kabupaten
3. Konfigurasi (jarak dan letak) client di ruang ujian
4. Headset client saat bukan ujian listening
5. Penggunaan wifi di ruang ujian (client ke server)
6. Sosialisasi teknis kepada Kepala Dinas dan Kepala Sekolah untuk mendukung kerja proktor dan teknisi


Refleksi 3 Tahun Pelaksanaan UNBK
Pro kontro UNBK: optimis- pesimis
Peluang
  • Generasi digital
  • Mempertimbangkan kondisi geografis Indonesia, pelaksanaan UNBK menjadi sebuah solusi
Tantangan
  • Pemahaman terhadap UNBK yang dilaksanakan secara fully online
  • Pengadaan komputer oleh satuan pendidikan
  • UNBK dilaksanakan dengan sistem sift (3 shift dalam satu hari) • sesi 1: 07.30 – 09.30, • sesi 2 :10.30 – 12. 30 dan • sesi 3 :14.00 – 16.00.
  • Naiknya integritas melalui UNBK belum diikuti dengan naiknya prestasi siswa

Permasalahan dan Kendala Teknis UNBK
  1. Sinkronisasi terlambat dilakukan, pihak sekolah, siswa dan orang tua mulai cemas.
  2. Penundaan UNBK Karena PemadamanListrik (Kasus UNBK SMK di beberapa kabupaten di Aceh tahun 2017)
  3. Gogal log in atau terlambat 30 menit sehingga peserta ujian sempat gelisah
  4. Server utama terkena virus
  5. Komputer peserta yang log out sendiri.
  6. Registrasi IP yang belum lancar,
  7. swicth client dan pengaturan zona waktu yang salah sehingga komputer tidak bisa terkoneksi ke internet.
  8. Soal isian singkat Matematika yang mestinya diisi angka, bisa diisi huruf 

Testimoni
UNBK telah terbukti menjadi instrumen yang efektif untuk menanamkan karakter dan kejujuran melalui capaian indeks integritas.
Pelaksanaan UNBK perlu dilakukan secara profesional dan perlu diimbangi dengan penilaian kelas dan penilaian sekolah yang lebih berkualitas.
(Kepala Balitbang, Kemdikbud Totok Suprayitno)

Pelaksanaan ujian memang tidak bisa kalau harus 100% tanpa masalah. Permasalahan yang timbul hanya kecil skalanya sehingga bisa diselesaikan teknisi yang sudah standby di sekolah.
Para peserta Ujian Nasional tidak akan dirugikan apabila terjadi kesalahan teknis dalam pelaksanaan ujian.
(Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji, 2017)

Saya merasa bersyukur jika fasilitas yang ada di sekolah ini dimanfaatkan banyak pihak, termasuk siswa SMP yang ikut UNBK di sini. Sebab semakin banyak pihak yang menggunakan fasilitas sekolah (SMKN 2), semakin optimal fungsi fasilitas yang ada.
Lebih baik rusak karena digunakan daripada rusak sebelum digunakan.
(Bagus Gunawan Kepala SMKN 2 Kota Malang) 

Praktik Baik UNBK
  1. Penerapan prinsip berbagi sumber (resource sharing) lintas jenjang dan jalur (formal-nonformal)
  2. Sekolah menyediakan satu ruang komputer cadangan
  3. Sekolah menyediakan air mineral bagi peserta ujian selamla ujian berlangsung
  4. Khusus ujian mata pelajaran bahasa, layar komputer dilapisi plastik dan disediakan spidol serta tisu bagi peserta. Hal ini membantu siswa dalam mengidentifikasi kata kunci dalam bahan bacaan ujian
  5. Proktor yang berpengalaman diperbantukan ke sekolah yang baru pertama kali melaksanakan UNBK.

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas mengenai Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019 di bawah ini.

File Preview:

Kebijakan Pelaksanaan UN Tahun 2019



Download:
Kebijakan UN 2019.pdf

Lihat juga:
Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) dan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) Tahun Ajaran 2018/2019 untuk SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, MAK, SLB dan sederajat

Sumber: http://bsnp-indonesia.org/

Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs)

Kontributor : On November 26, 2018

Berikut ini adalah berkas Buku Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs). Download file format .pdf.

Buku Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs)
Buku Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs)

Keterangan:
Di bawah ini kutipan teks/keterangan dari isi berkas Buku Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs).

Buku ini merupakan salah satu buku Program Managing Basic Education atau (MBE), yang didukung oleh USAID.

Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) yang disebut Pembelajaran Kontekstual di SMP dan MTs ber tujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kaya serta mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Buku panduan ’Asyik Belajar dengan PAKEM’ disusun untuk menambah wawasan para guru, pengelola dan pihak pendidikan lainnya dalam mengembangkan pembelajaran. 

Setiap jilid buku tentang Matematika ini berisi hal-hal berikut.
  1. Cerita Pembelajaran berupa cerita pengalaman, f oto, karya sis wa yang ditulis guru dan fasilitator (pelatih) sekolah-sekolah binaan MBE;
  2. Ide-Ide Pembelajaran berupa ide singkat untuk pembelajaran dan permainan;
  3. Skenario Pembelajaran berupa contoh rencana pembelajaran yang telah dipraktekkan di lapangan;
  4. Serba-Serbi berupa ide singkat untuk pembelajaran.

Diharapkan dengan buku ini ialah bertambahnya wawasan para pembaca serta dapat diterapkannya ide-ide sesuai kondisi di tempat mengajar masing-masing.

DAFTAR ISI

PENGANTAR
DAFTAR ISI

A. CERITA PEMBELAJARAN
  1. Bermain Pasar-Pasaran
  2. Menghitung Kebutuhan
  3. Menjadi Arsitek Kecil
  4. Pembelajaran Pecahan Senilaidengan Teka Teki
  5. Menghitung Jaring-Jaring Kubus Secara Lebih Sistematis
  6. Membuat, Membaca, dan Menginterpretasikan Grafik
  7. Permainan Kocok-Kocok
  8. Menggunakan blok Aljabar
  9. Pemfaktoran yang koefisien b dan c - nya negatif
  10. Mencari Bilangan Prima Dengan Mudah

B. IDE-IDE PEMBELAJARAN
  1. Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
  2. Koordinat dan Luas Bangun Datar
  3. Luas dan Keliling Bangun Datar Gabungan
  4. Perkalian, Pembagian, Penjumlahan, dan Pengurangan
  5. Volume dan Luas Permukaan
  6. Pemecahan Masalah Matematika

C. SKENARIO PEMBELAJARAN
  1. Geometri dari Undangan Ulang Tahun
  2. Berkemah
  3. Urutan Satuan Berat
  4. Mengubah Pecahan Biasa
  5. Operasi Hitung Bilangan
  6. Sifat-Sifat Operasi
  7. Pengukuran dalam Pemecahan Masalah (1)
  8. Pengukuran dalam Pemecahan Masalah (2)
  9. Operasi Bilangan Bulat

D. SERBA-SERBI
  1. Satu Pengalaman Belajar Bisa Mengembangkan Beberapa Kompetensi Dasar Sekaligus
  2. Satu Pengalaman Belajar Untuk Membelajarkan Beberapa Kompetensi Dasar
  3. Beternak
  4. Ayoo… Makan
  5. Stand EXPO 17-an
  6. Sekolahku

E . STRATEGI PEMECAHAN MASALAH
  1. Membuat Tabel
  2. Membuat Gambar
  3. Menyuarakan Proses Berpikir
  4. Melakukan atau Menjalankan (Act it out)
  5. Menemukan Pola
  6. Duga dan Periksa
  7. Bekerja Mundur
  8. Mengidentifikasi Informasi YangTak Diperlukan
  9. Menggunakan Contoh Yang Lebih Sederhana
  10. Mengidentifikasi Alternatif Lain
  11. Membuat Generalisasi
  12. Memeriksa Ulang Jawaban

Selengkapnya silahkan lihat atau download berkas Buku Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs) di bawah ini.

File Preview:

Buku Asyik Belajar dengan PAKEM - Matematika (untuk SD-MI dan SMP-MTs)



Download:
Buku Asyik Belajar dengan PAKEM Mata Pelajaran Matematika - MBE.pdf
Sumber: http://prioritaspendidikan.org